Kamis, 29 Desember 2011

Catatan Akhir Tahun...

sepertinya,...tahun 2011 memang memberikan beragam, beraneka, serta bermacam-macam warna kehidupan...
kalau didiamkan pasti bukan sesuatu tetapi jika tidak didiamkan maka akan menjadi sesuatu yang lainnya...

nggak akan pernah ada keindahan atau kesenjangan dalam perspektif tiap orang ....
beda itu biasa...
yang penting asiikkkk...(gong)

Kamis, 06 Januari 2011

2011

Selamat tahun baru!!!

Kawan dimanapun berada,
terus terang,....saya kadang ragu dengan keinginan saya untuk lebih rutin menulis disini. Bukan apa-apa, jika memang sudah tiba waktunya untuk saya mulai menulis,...ternyata keinginan itu menjadi sirna seiring dengan makin banyaknya tugas yang tiba-tiba saja datang menggunung.

Diawal tahun 2011, saya ingin berucap: Selamat Tahun Baru!!! Siapapun, dimanapun, semoga selalu mendapat ridho dan pahala serta nasib baik selalu dari TUHAN.

Dan inilah awal tahun itu.....Selamat Tahun Baru.(gong)

Jumat, 12 November 2010

Sistem Korup

Kata seorang kawan, jika sebuah sistem mulai terjangkiti praktek-praktek korup dalam bentuk aapun, korupsi waktu, korupsi pekerjaan, sampai korupsi dalam arti sesungguhnya, menggunakan uang yang bukan haknya. Maka bersiaplah untuk melahirkan para penjilat. Karena mereka itu akan menjadi penjilat demi menyelamatkan dirinya sendiri.

Bila perlu menggunakan segala daya upaya, agar tetap menarik dimata bos....menjadi pnjilat seringkali memang bisa selamat dan lolos dari seleksi ketat yang dilakukan para bos. Tak penting mampu atau tidak, kalau bos sudah menentukan kamu jadi kodok, maka jadilah sipenjilat itu kodok.

Kalau ngomong prestasi, para penjilat biasanya tak punya banyak isi otak, selain sejumlah strategi bagaimana bisa membuat senang para bos. Bukan mengajukan strategi bagaimana perusahaan atau divisi yang ada menjadi maju dan berkembang, tetapi justru mencari peluang bagaimana bos tidak tahu bahwa diam-diam si penjilat itu sudah menggunakan uang kantor untuk kepentigan pribadinya.

jadi,...
kalau ditempat kerja Anda sudah mulai terlihat berlangsung aksi-aksi atau praktek-praktek korup, maka bersiaplah menantikan lahirnya para penjilat....atau jangan-jangan Anda justru memilih menjadi penjilat???.(gong)

Kamis, 19 Agustus 2010

Ramadhan

Meski hampir 40 tahun, saya mengalami dan menjalani masa-masa Ramadhan tanpa harus ikut menjalankannya, tetapi ada beberapa hal yang mengganggu pikiran saya. Paling tidak, selalu mengusik saya ketika Ramadhan itu tiba.

Apa benar, kalau Ramadhan, umat muslim tidak diharuskan bekerja keras?? Karena, hal itu pernah saya coba tanyakan kepada beberapa kawan Muslim. Dan jawaban mereka masih belum memuaskan saya.

Mengapa itu mengusik saya? Beberapa teman dengan gampangnya meninggalkan kantor atau malah memilih pulang, alih-alih mempersiapkan Buka Puasa. Atau malah ada yang memilih datang kekantor agak siang, kemudian menjelang persiapan Buka Puasa pulang lebih dulu.

"Kenapa repot-repot. Ini khan Ramadhan, ngapain mesti dikantor lama-lama?? Orang kantor juga maklum kok kalau semua orang pada Puasa. Datang agak siang gak masalah, mereka maklum kok kita khan mempersiapkan Makan Sahur sejak dini hari. Entar pulang agak sore, buat nyiapin Buka Puasa," ujar seorang teman.

Waduuuuhhh!!!! Apa benar Ramadhan itu kemudian menjadikan karyawan yang biasanya bekerja keras harus mengurangi 'kekerasan kerjanya' dengan dalih Puasa Ramadhan?? Apakah Ramadhan menjadikan jam kerja dikurangi??(gong)

Sabtu, 10 Juli 2010

Bergembira


Apa cuma gara-gara dapat bonus kemudian bisa gembira??? Sepertinya tidak juga. Karena bonus adalah bagian dari hak karyawan. Kalau gembira menerima bonus, ya sudah biasa. Kalau tetap bergembira meski tanpa bonus,...nah itu luar biasa!!!.

Kegembiraan, yang biasanya ditandai dengan tawa dan canda bersama, atau menikmati kebersamaan dalam suasana yang menyenangkan juga menjadi bagian dari kegembiraan. Meski hanya dengan beberapa kolega saja, kegembiraan bisa tercipta.

Lalu, dengan apa sebenarnya manusia bisa bergembira??

Apa harus dengan uang? atau terpenuhinya segala bentuk keinginan?? atau juga dengan tercapainya harapan-harapan yang sejak lama di gadang-gadang, diimpi-impikan??....Kalau jabatan sepertinya kadang membuat manusia justru menjadi tidak gembira.

"Karena jabatan sejatinya adalah kepercayaan, amanah, perintah, beban bagi jiwa karena harus menerima sekian banyak beban dari manusia lainnya. Karena itu, tidak pas rasanya kalau kemudian jabatan membuat manusia dapat gembira. Gembira atau rasa senang itu memang adanya didiri, dihati, dijiwa, disekeliling kita," ujar seorang guru Budha menjelaskan.

Bagaimana dengan suasana hati yang resah? Apakah artinya kegembiraan itu tidak ada dalam jiwa yang resah? Mungkin saja. Karena kegembiraan sejatinya memang ada didalam diri, didalam hati, dan didalam jiwa...(gong)