Jumat, 19 Februari 2010

Menjadi Ketua PFI Surabaya

Awalnya memang gak kepikiran sama sekali. Tetapi ketika kemudian aku masuk perangkap dan dijebak untuk menjadi ketua, aku tidak bisa berbuat apa-apa. Seluruh kawan yang hadir mendaulatku untuk jadi Ketua PFI Surabaya. Dan terpilihlah aku dengan nilai perolehan mutlak.

Ternyata, beberapa orang kawan berpikir bahwa akulah yang bisa menjadi jembatan antara mereka yang disebut sebagai senior dan junior dikancah fotografi di kota Surabaya. Khususnya lagi fotografi jurnalistik. Aku tidak bisa mengelak, tetapi aku lebih berharap kawan-kawan lain memberikan dukungan sepenuhnya.

Rasanya, aku menemukan perbedaan mencolok diantara sesama rekan seprofesiku ini. Mereka yang bisa dibilang senior, sepertinya ogah-ogahan jika harus bertemu dengan adik-adik mereka yang masih junior. Apalagi untuk transfer ilmu dan keterampilan fotografi, malah lebih sulit lagi.

Aksi pertama, dengan menyambangi satu diantara kawan fotografer yang sedang sakit, sebenanrnya langkah awal untuk melihat bagaimana rasa kebersamaan kawan-kawan. "Maaf aku gak bisa ikut, ada kawan yang meninggal mendadak," kata seorang kawan seprofesi ketika kami semua berencana membezuk kawan yang sakit.(gong)

Rabu, 23 Desember 2009

Batik Lasem


Menurut sejarahnya, batik tulis khas Lasem ini sudah ada sejak berabad silam. Sempat menjadi komoditi yang diperhitungkan di Asia dan sempat membuat harum nama Rembang. Pada awalnya, batik ini sering disebut sebagai batik encim, batik yang biasa dipakai para wanita keturunan Tionghoa yang sudah lanjut usia.

Pada corak dan motifnya pengaruh keraton juga ikut mewarnai batik Lasem. Terbukti dari adanya ornamen kawung dan parang. Pengaruh budaya Cina pun terasa kental disana. Sedang pengaruh budaya pesisirnya terlihat pada kombinasi warnanya yang cerah, seperti merah, biru, kuning, ungu dan hijau.

Batik Lasem sama tuanya dengan Kota Lasem yang terletak kurang lebih 12 km dari Kota Rembang. Kerajinan home industry ini kadang dirasa sulit sekali untuk berkembang. Selain karena harga batik ini memang 'agak' diatas rata-rata, tapi harga batik ini sepadan dengan keahlian tulis dan proses pewarnaannya yang njelimet, juga karena para perajin yang mayoritas sudah berusia lanjut dan sedikit sekali regenerasi yang tercipta.

Motif dengan pengaruh Cina yang cukup kental, dikarenakan pada masanya dulu, Lasem merupakan satu diantara pelabuhan terbesar di Jawa dizaman Majapahit. Keberadaan Batik Lasem sendiri, saat ini tenggelam oleh batik Jogyakarta dan Solo serta Pekalongan.

Namun bagi pecinta batik, selembar kain batik Lasem memiliki misteri serta keindahan dan kekuatan imajinatif tersendiri.(gong)

Sabtu, 07 November 2009

Kangenku

kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
kau tak akan mengerti segala lukaku
kerna luka telah sembunyikan pisaunya.
Membayangkan wajahmu adalah siksa.
Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.
Engkau telah menjadi racun bagi darahku.
Apabila aku dalam kangen dan sepi
itulah berarti
aku tungku tanpa api....(sajak Kangen WS RENDRA.(gong)

Entah


Entah apa yang jadi penyebabnya...kok aku merasa bahwa pertemuan dengan orang-orang baru itu memberikan kekuatan serta keyakinan, bahwa orang lain ternyata mampu mempengaruhi kekuatan dalam diri kita...pertemuanku dengan banyak orang baru rasanya,...nggak sia-sia...tahu kenapa???...karena mereka rata-rata memberikan support buat semangatkuuuu.....oke kawan-kawan baru!!!!(gong)

Jumat, 06 November 2009

Mati Rasa

Lama-lama bisa jadi mati rasa.....untuk sekedar ngobrol dan saling berbagi cerita saja jarang...apalgi untuk lebih dekat, bermesraan gitu...malah jarang...pun bercinta,...malah lebih jarang lagi, nyaris tak pernah....entah kenapa dan mengapa tiba-tiba saja perasaan itu muncul...perasaan kehilangan, menjauh, dan akhirnya hilang....aku takut mati rasa,.....karena ketika kenyataan itu tiba, tentu sudah sangat sulit untuk memperbaikinya...apakah aku terlalu menuntut??? apakah aku meminta lebih??apakah aku meminta sesuatu yang tidak mungkin kau penuhi??? apakah rasa memiliki itu sudah hilang???...aktu takut mati rasa.....kalau tiap kali kesibukan kerja yang jadi alasan...lama kelamaan aku berpikir,...apa gunanya aku menunggumu....bukankah saliNg membutuhkan dan saling mengisi adalah kristalisasi CINTA???...AKU TAKUT MATI RASA....(gong)